Habib Umar bin Hafidz
Tahukah kalian? Sesungguhnya makna iman kalian kepada Allah dan para Rasul-Nya adalah janji yang telah kalian tetapkan dengan Allah ta’ala. Dan merupakan janji yang mengharuskan kalian keluar dari keikut-ikutan dengan orang-orang yang pemikiran dan pandangannya terbatas hanya kepada kesenangan dunia yang semu. Akan tetapi pemikiran dan pandangan mereka tersebut telah menyebar ke tempat-tempat kita wahai kaum muslimin. Ke surat kabar, radio, televisi, dan negeri kita kaum muslimin.
Adapun orang-orang kafir, mereka memang sudah kafir. Akan tetapi kebohongan mereka,tipu daya mereka dan kedustaan mereka telah menjajah banyak tempat dalam negeri kaum muslimin. Dan tiada kehidupan mereka kecuali sebagaimana yang telah dinyatakan Tuhan kalian bahwa kehidupan mereka hanyalah senda gurau dan permainan. Mereka bermaindan bersenda gurau. Dan setiap yang keluar dari Risalah ini hanyalah kesenangan yang menipu.
Dan disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan para Rasul-Nya surga. Orang-orang yang beriman kepada Allah dan para Rasul-Nya cara mereka memandang dunia berbeda dengan yang tidak beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Demikian pula cara berbicara dan pergaulan mereka berbeda dengan orang yang tidak beriman kepada Allah dan para Rasul-Nya. Beginilah jejak para Rasul di atas kehidupan ini?
Apa penyebab kaum muslimin tertipu dengan apa yang mereka (orang kafir) sebarkan dan mereka katakan? Sehingga telah mati dari banyak hati kaum muslimin semangat untuk membela syariat Allah. Sehingga telah banyak pula yang terkubur dari hukum-hukum syariat Allah di tengah rumah tangga kita. Dan dari kita kaum muslimin yang telah berani berterang-terangan melakukan kemaksiatan terhadap Allah, melalaikan kewajiban-kewajiban terhadap-Nya, dan melampaui batas terhadap larangan-larangan-Nya.
Tahukah kalian? Sesungguhnya makna iman kalian kepada Allah dan para Rasul-Nya adalah janji yang telah kalian tetapkan dengan Allah ta’ala. Dan merupakan janji yang mengharuskan kalian keluar dari keikut-ikutan dengan orang-orang yang pemikiran dan pandangannya terbatas hanya kepada kesenangan dunia yang semu. Akan tetapi pemikiran dan pandangan mereka tersebut telah menyebar ke tempat-tempat kita wahai kaum muslimin. Ke surat kabar, radio, televisi, dan negeri kita kaum muslimin.
Adapun orang-orang kafir, mereka memang sudah kafir. Akan tetapi kebohongan mereka,tipu daya mereka dan kedustaan mereka telah menjajah banyak tempat dalam negeri kaum muslimin. Dan tiada kehidupan mereka kecuali sebagaimana yang telah dinyatakan Tuhan kalian bahwa kehidupan mereka hanyalah senda gurau dan permainan. Mereka bermaindan bersenda gurau. Dan setiap yang keluar dari Risalah ini hanyalah kesenangan yang menipu.
Dan disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan para Rasul-Nya surga. Orang-orang yang beriman kepada Allah dan para Rasul-Nya cara mereka memandang dunia berbeda dengan yang tidak beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Demikian pula cara berbicara dan pergaulan mereka berbeda dengan orang yang tidak beriman kepada Allah dan para Rasul-Nya. Beginilah jejak para Rasul di atas kehidupan ini?
Apa penyebab kaum muslimin tertipu dengan apa yang mereka (orang kafir) sebarkan dan mereka katakan? Sehingga telah mati dari banyak hati kaum muslimin semangat untuk membela syariat Allah. Sehingga telah banyak pula yang terkubur dari hukum-hukum syariat Allah di tengah rumah tangga kita. Dan dari kita kaum muslimin yang telah berani berterang-terangan melakukan kemaksiatan terhadap Allah, melalaikan kewajiban-kewajiban terhadap-Nya, dan melampaui batas terhadap larangan-larangan-Nya.